Pupuk Kaltim Berdayakan Milenial Sekitar Perusahaan dengan Program Magang

22 May 2019

Pagi itu banyak anak muda milenial berbaju aneka warna berada di Gedung Diklat Pupuk Kaltim. Mereka bergerombol berdiskusi ke sana ke mari, wajahnya bersemangat. Setelah dari satu ruangan kelas, mereka menggunakan sepatu safety dan helm standar, lalu menuju unit kerja sesuai arahan unit kerja tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL).

 

Mereka adalah para siswa di Bontang dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Bahkan ada yang dari luar negeri, yaitu Gazi University Turki, Hamburg University of Applied Sciences (HAW), Infrastructure University Kuala Lumpur, Mannheim University of Applied Science dan Middle East Technical University. Mereka dari berbagai fakultas, antara lain teknik, komputer, komunikasi, manajemen, ekonomi, perpajakan, psikologi, kesehatan, maritim dan lain sebagainya. Jumlahnya sekitar 500an orang, terdiri dari mahasiswa dan siswa. Dalam setahun dibagi dalam 4 gelombang penerimaan, yaitu Januari, April, Juni dan Oktober. Pada 2016 sebanyak 469 orang, 2017 sebanyak 541 orang dan 2018 sebanyak 584 orang.

 

Sekarang, kedatangan wajah milenial semakin banyak dengan adanya program magang. Di beberapa unit kerja, ada wajah baru milenial membantu tugas-tugas unit kerja. Sekali waktu mereka berada di Taman Cibodas atau Taman Penghijauan Wanatirta, melakukan fun games atau olah raga bersama agar sehat dan semangat.    

 

Kehadiran mereka adalah bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim. Banyak program CSR yang telah dilakukan untuk masyarakat di sekitar Perusahaan. Selama 41 tahun, Pupuk Kaltim berdampingan dengan masyarakat sekitar Perusahaan dalam berbagai kegiatan yang berbasis sosial, keagamaan, seni dan olah raga, lingkungan, kesehatan, pendidikan, serta pengembangan ekonomi bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang bergerak pada beberapa sektor usaha, antara lain perikanan, pertanian, perkebunan, perdagangan, industri kreatif, jasa dan lainnya.

 

Melalui prinsip keseimbangan 3P – Profit (Ekonomi), People (Sosial) dan Planet (Lingkungan), Pupuk Kaltim menerapkan “Enam Pilar Program CSR Pupuk Kaltim”, meliputi Pembangunan Kapital Manusia, Penguatan Ekonomi, Pengembangan Sinergi dan Kemitraan, Penguatan Tata Kelola Perusahaan, Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, serta Peningkatan Komunikasi Publik. Keenam pilar tersebut tak lepas dari tujuan utama Pupuk Kaltim, yakni untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di sekitar Perusahaan, guna peningkatan kemandirian sosial, ekonomi, pendidikan dan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar Perusahaan.

 

Program Pemagangan diselenggarakan oleh Departemen Learning Centre Pupuk Kaltim. Pesertanya semuanya milenial yang lahir setelah tahun 1980. Tujuannya adalah agar peserta mendapatkan pengalaman kerja yang dapat menjadi nilai lebih saat mendaftar kerja, mengoptimalkan skill masing-masing peserta agar mampu bersaing dalam persaingan global, meningkatkan kompetensi peserta magang, memberdayakan masyarakat usia produktif di lingkungan Perusahaan, serta sebagai sumber tenaga kerja potensial bagi Perusahaan apabila melakukan rekrutmen.

 

Pupuk Kaltim melaksanakan Program Magang Dalam sejak 2013. Program pemagangan di Pupuk Kaltim terdiri dari empat program, yaitu Program Pupuk Kaltim Apprentice Challenge (PAC), Program Magang Dalam Negeri, Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dan Loka Latihan Keterampilan (Lolapil). Menurut Superintendent Perencanaan dan Evaluasi Diklat, Departemen Learning Centre Pupuk Kaltim, Widodo, hingga Semester I 2019, peserta PAC sebanyak 123 orang, peserta Program Magang Dalam Negeri sebanyak 498 orang, peserta PMMB sebanyak 26 orang dan peserta Lolapil 50 orang, dengan total peserta seluruh program mencapai 697 orang. “Pupuk Kaltim masih terus mengembangkan generasi milenial selama program pemagangan berlangsung. Untuk itu, akan dilakukan rekrutmen terbuka kepada generasi milenial yang memenuhi syarat,” terang Widodo.

 

Program Magang Pupuk Kaltim

 

Program pertama adalah Pupuk Kaltim Apprentice Challenge (PAC) merupakan program pemagangan mandiri. Pesertanya adalah masyarakat yang telah lulus sekolah, berasal dari lulusan perguruan tinggi dan SLTA/sederajat, yang berada di kota Bontang, dibuktikan dengan memiliki KTP Bontang. Jumlah pesertanya berdasarkan pada analisa kebutuhan tenaga kerja yang dilakukan oleh Departemen Pengembangan SDM Pupuk Kaltim, dengan masa pemagangan selama 6 bulan sesuai kompetensi sesuai kebutuhan unit kerja.

 

Pada program ini, Pupuk Kaltim berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan terkait administrasi pelaksanaan rekrutmen program dan tahapan seleksi. Setelah ada pendaftar, dilakukan seleksi berkas administrasi, lalu Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan wawancara user. Bagi peserta yang lolos, dilakukan technical meeting antara lain PDPE (Pengisian Data Pribadi dan Evaluasi), Pengarahan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan Asuransi Ketenagakerjaan.

 

Pada program PAC Batch-1 2018, sebanyak 14 orang peserta direkrut menjadi tenaga kerja outsourcing melalui PT Yepeka Usaha Mandiri (YUM) pada Pupuk Kaltim ke berbagai unit kerja. Kedua adalah Program Magang Dalam Negeri merupakan program pemagangan reguler untuk kompetensi administrasi kantor dan komputer. Pesertanya dari lulusan mahasiswa dan siswa yang telah mengikuti lembaga pelatihan (LPK) setempat, dengan masa pemagangan selama 3 bulan.

 

Pada program ini, permohonan magang diajukan oleh LPK (Lembaga Pelatihan Keterampilan) di sekitar Perusahaan dan diajukan ke Pupuk Kaltim. Setelah itu, Pupuk Kaltim menyampaikan informasi ke LPK terkait jumlah kebutuhan tenaga magang dan daftar calon peserta yang akan mengikuti pemagangan. Bagi peserta yang lolos pemagangan, seperti progam PAC, juga akan dilakukan technical meeting.

 

Ketiga adalah Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) merupakan program FHCI (Forum Human Capital Indonesia) melalui PT Pupuk Indonesia (Persero) yang dilaksanakan seluruh BUMN, termasuk Pupuk Kaltim sebagai anggota holding Pupuk Indonesia. Selain dimaksudkan link and match antara kampus dengan dunia industri, program ini juga dimaksudkan agar peserta mendapatkan pengalaman kerja di luar kampus sehingga siap terjun ke dunia kerja, dengan masa pemagangan selama 6 bulan.

 

Pada program ini, peserta magang adalah mahasiswa aktif yang dikirim dari FHCI melalui PT Pupuk Indonesia (Persero). Jumlah peserta berdasarkan pada kebutuhan tenaga magang dari Departemen Pengembangan SDM Pupuk Kaltim. Seperti program PAC dan Program Magang Dalam Negeri, peserta yang lolos PMMB juga akan dilakukan technical meeting tentang PDPE, Pengarahan K3 Asuransi Ketenagakerjaan, dan lain-lain.

 

Keempat adalah Loka Latihan Keterampilan (Lolapil). Program ini juga merupakan program pemagangan mandiri Pupuk Kaltim. Pesertanya dikhususkan bagi masyarakat di sekitar Perusahaan (bufferzone) yang lulus sekolah minimal SLTA. Tujuan Lolapil adalah untuk meningkatkan SDM, kompetensi dan keterampilan warga bufferzone, agar dapat bersaing pada bursa tenaga kerja atau membuka peluang usaha. Bidang magang program ini adalah bengkel, mekanik, insrumen dan listrik. Untuk periode yang akan datang, akan dilaksanakan untuk bidang welder, pipe fitter, serta rigger and scaffolder. Peserta magang terlebih dahulu dibekali teori yang disampaikan oleh tenaga ahli sesuai kompetensinya. Seperti program magang lainnya, peserta akan mengikuti technical meeting tentang PDPE, Pengarahan K3 Asuransi Ketenagakerjaan dan lain sebagainya.

 

Fasilitas Peserta dan Direkrut Perusahaan

 

Lalu apa saja fasilitas peserta? Selama mengikuti pemagangan di Pupuk Kaltim, menurut Manager Learning Centre Pupuk Kaltim Tathit Surya Arjanggi, seluruh peserta magang mendapatkan fasilitas transportasi dan penginapan (khusus peserta PMMB dari luar Bontang), makan siang pada hari kerja, uang saku dan asuransi ketenagakerjaan. “Peserta juga diizinkan untuk memanfaatkan beberapa fasilitas karyawan dengan menyesuaikan jadwal pemakaian karyawan beserta keluarga, seperti kolam renang, fitness center, lapangan futsal, basket, voli, bulu tangkis, tenis, sepak bola dan lain sebagainya,” terang Tathit.

 

Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi berkomitmen akan memberdayakan milenial di sekitar Perusahaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dan kebutuhan Perusahaan. Program magang ini juga membantu Pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja.

 

Saling Peduli dan Meet Up

 

Pada waktu dan kesempatan tertentu, dilaksanakan program keakraban antar peserta agar saling kenal, melalui acara Meet Up, yaitu gathering yang diikuti seluruh peserta magang dan PKL. Konsep Meet Up dikemas santai dengan kombinasi fun and sport, dengan muatan informasi seputar perusahaan Pupuk Kaltim.

 

Meet Up dilaksanakan di area Pupuk Kaltim, antara lain Taman Cibodas, Taman Penghijauan Wanatirta dan Perumahan Estate 2000. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang refreshing agar dapat saling mengenal sesama peserta magang dan PKL yang datang dari berbagai daerah. Permainan mengarah pada saling interaksi dan menumbuhkan kebersamaan, juga disajikan dalam acara meet up.

 

Selain olahraga berjalan kaki minimal 3 km, peserta juga diajak memasuki Taman Penghijauan Wanatirta. Guna menambah keceriaan acara, disiapkan juga hadiah menarik untuk Seluruh kelompok yang dapat menyelesaikan tugas. Goals besar Meet Up adalah mereka lebih mengenal Pupuk Kaltim secara menyeluruh. Tidak sekedar pabriknya, tapi juga lingkungannya. (*/Sunaryo Broto/nav)


Download:

    Tekan Potensi Obesitas, Pupuk Kaltim Dorong Pola Hidup Sehat Karyawan

    NEXT PAGE
    Grand Platinum

    SNI GRAND
    PLATINUM

    PROPER
    EMAS

    INDUSTRI
    HIJAU LV.5