You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Sekilas GCG

Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) merupakan suatu sistem pengelolaan perusahaan yang mencerminkan hubungan yang tersinergi antara manajemen dan pemegang saham, kreditur, pemerintah, pemasok dan pemangku kepentingan lainnya. Penerapan GCG di Perusahaan memiliki peranan yang penting demi keberlangsungan Perusahaan dengan tujuan membangun lingkungan bisnis yang sehat dan memberi nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan. Dengan menerapkan prinsip GCG, Perusahaan dapat bertahan dan tangguh dalam menghadapi persaingan usaha yang ketat. GCG diharapkan dapat menjadi sarana untuk mencapai Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan secara lebih baik.

Prinsip-prinsip GCG yang terdiri dari Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Kemandirian dan Keadilan harus dijalankan secara menyeluruh dan konsisten serta menjadi jiwa dan spirit setiap Insan Pupuk Kaltim. Sebagai output, GCG akan memberikan perlindungan bagi para pemangku kepentingan dan pada akhirnya GCG akan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif terhadap pertumbuhan dunia usaha yang berkesinambungan.

Penerapan GCG

Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG) merupakan wujud kepatuhan Pupuk Kaltim terhadap Surat Edaran PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai Pemegang Sahan Pupuk Kaltim nomor SE-08/XI/2012 tanggal 27 November 2012 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) pada Anak Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero)

Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik di lingkungan Pupuk Kaltim bertujuan untuk:

  1. Mengoptimalkan nilai Perseroan agar perusahaan memiliki daya saing yang kuat, baik secara nasional maupun internasional, sehingga mampu mempertahankan keberadaannya dan hidup berkelanjutan untuk mencapai maksud dan tujuan Perseroan.
  2. Mendorong pengelolaan Perseroan secara profesional, efisien, dan efektif, serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian Organ Perseroan.
  3. Mendorong agar Organ Perseroan dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kesadaran akan adanya tanggungjawab sosial Perseroan terhadap Pemangku Kepentingan maupun kelestarian lingkungan di sekitar.
  4. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam perekonomian nasional
  5. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi nasional.

 

KOMITMEN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Pupuk Kaltim memiliki komitmen untuk menerapkan GCG dengan menerbitkannya Surat Keputusan Direksi No. 13/DIR/III.2012 mengenai penyempurnaan Struktur Organisasi Pupuk Kaltim dengan dibentuknya Unit Kerja Departemen Kepatuhan dan Manajemen Risiko sebagai unit kerja pengelola GCG yaitu Kepatuhan dan Manajemen Risiko.

Berdasarkan arahan Pemegang Saham sesuai surat No. U-1283/A00000.UM/2014 tanggal 5 September 2014 tentang Kebijakan Standarisasi Unit Kerja bidang Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko, maka pada tanggal 8 Desember 2014 ditetapkan Surat Keputusan Direksi No. 50/DIR/X.2014 yang berlaku sejak tanggal 1 Oktober 2014 tentang Penyempurnaan Surat Keputusan Direksi Tentang Struktur Organisasi PT Pupuk Kalimantan Timur, Departemen Kepatuhan dan Manajemen Risiko berubah nama menjadi Departemen Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko.

Dalam pelaksanaan penerapan GCG, maka Pupuk Kaltim telah menerbitkan Surat Keputusan Direksi (SKD) PT Pupuk Kaltim Nomor: 40/DIR/VII.2013 tanggal 8 Juli 2013 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaaan yang Baik (Good Corporate Governance) PT Pupuk Kaltim yang merupakan penyempurnaan SKD No. 4/DIR/II. 2010 tentang Penyempurnaan Kode Etik PT Pupuk Kalimantan Timur, yaitu:

- Menetapkan dan memberlakukan "Pedoman Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Code Of Good Corporate Governance) PT Pupuk Kalimantan Timur", sebagaimana Lampiran I Surat Keputusan Direksi ini, sebagai acuan utama bagi penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) di PT Pupuk Kalimantan Timur.Selanjutnya, dalam Keputusan ini disebut "Pedoman GCG PKT",

- Menetapkan dan memberlakukan "Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) PT Pupuk Kalimantan Timur", sebagaimana Lampiran II, sebagai acuan utama bagi pedoman mengenai komitmen tata kelola hubungan antara Dewan Komisaris dan Direksi di PT Pupuk Kalimantan Timur.

 

PRAKTIK GCG YANG TELAH DILAKSANAKAN, YAITU:

- Semua transaksi penting yang memerlukan persetujuan PemegangSaham telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Pemegang Saham telahmemberikan arahan kepada Direksi untuk melakukan berbagaiterobosan dalam merespon kondisi pasar.

- Dewan Komisaris telah memiliki Board Manual yang mengatur fungsi,pembagian tugas dan tanggung jawab.

- Direksi telah melakukan perubahan struktur organisasi, mengantisipasi perkembangan bisnis dan strategi, menerapkan manajemen risiko,melakukan self assesment risiko dan meningkatkan kapabilitasmanajemen mutu

- Sekretaris Perusahaan menyampaikan informasi kepada pemangkukepentingan secara berkala, jelas dan akurat, antara lain melaluimedia cetak maupun elektronik.

- Perusahaan telah membentuk Tim Self Assessment GCG danmelakukan asesmen berdasarkan parameter yang disusun BPKP.

Pupuk Kaltim saat ini telah memiliki Kebijakan dan Pedoman sebagai bentuk komitmen dalam penerapan GCG, antara lain:

 

PEDOMAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)

Pedoman Good Corporate Governance(GCG) merupakan dasar bagi Direksi dan Manajemen PT Pupuk Kalimantan Timur untuk mengambil keputusan dan kebijakan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG yaitu: transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Pedoman GCG diperlukan agar PT Pupuk Kalimantan Timur dapat bertahan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, GCG diharapkan dapat menjadi sarana untuk mencapai visi dan misi Perusahaan.

Preview    Download

 

Pengendalian Gratifikasi

PT Pupuk Kalimantan Timur telah memiliki Pedoman Pengendalian Gratifikasi yang disahkan melalui Surat Keputusan Direksi Nomor: 55/DIR/X.2015 pada tanggal 16 Oktober 2015.

SK Direksi tersebut berisikan:

1. Pedoman Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim pada Lampiran
2. Struktur, Tugas dan Kewenangan Unit Pengendali Gratifikasi PT Pupuk Kaltim pada Lampiran II
3. Formulir Pelaporan Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim pada Lampiran III

 

Etika Bisnis

Kode Etik Perusahaan menjabarkan prinsip yang menjadi landasan berperilaku bagi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) sebagai perusahaan dan segenap anggota Dewan Komisaris, Direksi serta seluruh Karyawan sebagai lnsan Pupuk Kaltim dalam melakukan tugas, tanggung jawab dan kewenangannya masing-masing.

 

Penerapan Kode Etik Perusahaan di Pupuk Kaltim tertuang pada Surat Keputusan Direksi PT Pupuk Kaltim Nomor: 18/DIR/II.21 tentang Penerapan Kode Etik Perusahaan PT Pupuk Kalimantan Timur.

 

Penetapan dan pemberlakuan dokumen sebagaimana tertuang dalam Lampiran Surat Keputusan Direksi ini yang selanjutnya disebut sebagai 'Kode Etik Perusahaan/Code of Conduct PT Pupuk Kalimantan Timur", disingkat Kode Etik Perusahaan PKT, sebagai acuan utama bagi penerapan Kode Etik Perusahaan di PT Pupuk Kalimantan Timur.

Tujuan dikembangkannya Kode Etik Perusahaan ini adalah:

  1. Mengembangkan perilaku yang baik sesuai dengan standar etika yang tinggi bagi korporasi, komisaris, direksi dan seluruh karyawan; dan
  2. Mengembangkan hubungan yang baik dengan pihak eksternal berlandaskan prinsip-prinsip GCG dan semangat Kode Etik Perusahaan ini.

 

Selanjutnya, dengan menerapkan Kode Etik Perusahaan ini Pupuk Kaltim yakin mendapatkan manfaat dalam jangka panjang, yaitu berupa:

  1. Karyawan menikmati lingkungan kerja yang jujur, beretika dan terbuka sehingga meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.
  2. Perusahaan akan menikmati reputasi yang baik, perlindungan atas tuntutan hukum yang terjadi dan pada akhirnya terwujud kemakmuran dan keberhasilan usaha yang berkelanjutan.
  3. Masyarakat secara umum akan menikmati hubungan yang baik dengan Perusahaan dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

 

Pupuk Kaltim bertekad untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai yang tertulis dalam Kode Etik Perusahaan dan Pakta Integritas. Dalam pelaksanaannya, perusahaan juga mengajak peran serta seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk turut memonitor penerapan Kode Etik Perusahaan dan Pakta Integritas.
 

Kode Etik Perusahaan Sebagai Pedoman Korporasi

Penerapan Kode Etik Perusahaan Sebagai Pedoman Korporasi

  1. Integritas
  2. Kepatuhan Terhadap Hukum dan Perundangan
  3. Penanganan Benturan Kepentingan
  4. Keterlibatan dalam Kegiatan Politik
  5. Jaminan Produk
  6. Pelaporan Keuangan
  7. Periklanan Promosi
  8. Komitmen Perusahaan terhadap Pemegang Saham
  9. Komitmen Pupuk Kaltim terhadap Karyawan
  10. Komitmen terhadap Etika Perusahaan terhadap Pemegang Saham
  11. Komitmen terhadap Mitra Usaha
  12. Komitmen terhadap Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja
  13. Komitmen terhadap Persaingan Usaha
  14. Komitmen terhadap Hubungan dengan Konsumen dan Pemasok
  15. Komitmen terhadap Hubungan dengan Kreditur
  16. Komitmen terhadap Hubungan Perusahaan dengan Pemerintah
  17. Komitmen terhadap Hubungan Perusahaan dengan Masyarakat
  18. Komitmen terhadap Etika Perusahaan dengan Media Massa
  19. Komitmen terhadap Etika Peusahaan dengan Organisasi Profesi
  20. Hak individu
  21. Peran Sosial Kemayarakatan
  22. Komunikasi
  23. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
  24. Komitmen dalam Penerapan Anti Penyuapan

Kode Etik Perusahaan Sebagai Pedoman Individu

 

Gratifikasi

Gratifikasi adalah kegiatan pemberian dan atau penerimaan Hadiah/Cinderamata dan Hiburan, baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri, dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik, yang dilakukan oleh Insan Pupuk Kaltim terkait dengan wewenang/jabatannya di Pupuk Kaltim, sehingga dapat menimbulkan benturan kepentingan yang mempengaruhi independensi, objektivitas, maupun profesionalisme Insan Pupuk Kaltim.

 

Dalam rangka mewujudkan pengelolaan bisnis Pupuk Kaltim yang amanah, transparan dan akuntabilitas, maka Pupuk Kaltim menyadari pentingnya pelaksanaan sikap yang tegas terhadap pengendalian gratifikasi yang melibatkan Insan Pupuk Kaltim, meskipun dalam kegiatan usaha Pupuk Kaltim, gratifikasi merupakan hal yang mungkin sulit dihindari oleh Insan Pupuk Kaltim. Hal ini penting untuk dibudayakan di lingkungan Pupuk Kaltim sebagai suatu proses pembelajaran bagi Insan Pupuk Kaltim yang mempunyai harkat, martabat dan citra yang tinggi dalam hubungan bisnis dengan para Pemangku Kepentingan.

 

Untuk menangani hal tersebut, maka disusunlah Pedoman Pengendalian Gratifikasi/PPG yang selaras dengan Pedoman Tata Kelola Pupuk Kaltim dan Pedoman Perilaku serta nilai-nilai yang berlaku di Pupuk Kaltim. Pedoman tersebut disusun untuk mengatur pengendalian gratifikasi diantaranya Insan Pupuk Kaltim dengan pihak ketiga yang terkait dengan kegiatan usaha meliputi penerimaan, pemberian dan permintaan gratifikasi serta unit pengelola dan mekanisme pelaporan. Pengendalian gratifikasi ini sangat penting bagi perusahaan karena dapat menimbulkan benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi independensi, objektifitas, dan profesionalisme Insan Pupuk Kaltim, serta berisiko mengarah pada pidana suap yang dapat memberikan konsekuensi hukum yang berpotensi merugikan citra perusahaan.

 

Pedoman Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim tertuang pada Surat Keputusan Direksi Nomor: 55/DIR/X.2015. Pedoman Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim ini sebagai acuan utama bagi pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi di PT Pupuk Kaltim. Pada Surat Keputusan tersebut tecantum:

  1. Pedoman Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim
  2. Struktur dan Tugas Kewenangan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) PT Pupuk Kaltim
  3. Formulir Pelaporan Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim.

 

Pedoman Pengendalian Gratifikasi ini berlaku untuk Insan Pupuk Kaltim yaitu Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan PT Pupuk Kaltim. Maksud dan tujuan dari Pedoman Pengendalian Gratifikasi Perusahaan ini antara lain:

  1. Meningkatkan pemahaman dan kepatuhan seluruh Insan Pupuk Kaltim terhadap ketentuan gratifikasi
  2. Membentuk lingkungan Perusahaan yang sadar dan paham dalam menangani/mengendalikan segala bentuk gratifikasi
  3. Sebagai Pedoman bagi Insan Pupuk Kaltim untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Gratifikasi di Perusahaan
  4. Sebagai Pedoman bagi Insan Pupuk Kaltim dalam mengambil sikap yang tegas terhadap Gratifikasi di Perusahaan untuk mewujudkan pengelolaan Perusahaan yang Baik
  5. Mewujudkan pengelolaan Perusahaan yang bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)
  6. Menciptakan lingkungan yang transparan dan akuntabel untuk mendukung terciptanya GCG di lingkungan Perusahaan.

 

Prinsip Dasar Pengendalian Gratifikasi Pupuk Kaltim

  1. Pemberian Hadiah/Cinderamata dan Hiburan
    Semua Insan Pupuk Kaltim DILARANG baik secara langsung atau tidak langsung memberi Hadiah/Cinderamata dan atau Hiburan kepada setiap pihak yang memiliki hubungan bisnis atau pesaing Pupuk Kaltim yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, atau sesuatu hal yang tidak dibenarkan oleh ketentuan perundangundangan yang berlaku, atau untuk mempengaruhi pihak dimaksud untuk melakukan dan/atau tidak melakukan suatu hal berkaitan dengan kedudukan/jabatannya.
  2. Penerimaan Hadiah/Cinderamata dan Hiburan
    Semua Insan Pupuk Kaltim yang karena jabatannya dan/atau anggota keluarganya (keluarga inti), DILARANG untuk menerima atau meminta baik secara langsung atau tidak langsung Hadiah/Cinderamata dan atau Hiburan dari setiap pihak yang memiliki hubungan bisnis atau pesaing Pupuk Kaltim, yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, atau sesuatu hal yang tidak dibenarkan oleh ketentuan perundang-undangan yang berlaku, atau untuk mempengaruhi pihak dimaksud untuk melakukan dan/atau tidak melakukan suatu hal berkaitan dengan kedudukan/jabatannya.

 

Insan Pupuk Kaltim apabila ditawarkan/diberikan Hadiah/Cinderamata dan/atau Hiburan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pedoman ini, wajib MELAKUKAN PENOLAKAN dengan cara santun terhadap tawaran/pemberian dimaksud, dengan memberikan penjelasan terhadap kebijakan dan aturan ini kepada Pihak Ketiga.

 

Perlindungan Bagi Pelapor

  1. Pelapor yang patuh terhadap ketentuan Gratifikasi berhak untuk mendapatkan upaya perlindungan dari Perusahaan berupa:
    • Perlindungan dari tindakan balasan atau perlakuan yang bersifat administratif kepegawaian yang tidak objektif dan merugikan Pelapor seperti (namun tidak terbatas pada) penurunan peringkat jabatan, penurunan penilaian, usulan pemindahan tugas/mutasi atau hambatan karir lainnya;
    • Pemindahtugasan/mutasi bagi Pelapor dalam hal timbul intimidasi atau ancaman fisik terhadap pelapor;
    • Bantuan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Perusahaan
  2. Upaya perlindungan sebagaimana dimaksud dalam nomor 1 (satu) di atas diberikan dalam hal:
    • Adanya intimidasi, ancaman, pendiskreditan atau perlakuan yang tidak lazim lainnya baik dari pihak internal maupun eksternal;
    • Pelapor menyampaikan permohonan secara tertulis kepada Direksi melalui UPG.

 

Sanksi Atas Pelanggaran

Pelanggaran terhadap ketentuan dalam Pedoman Pengendalian Gratifikasi akan dikenakan sanksi yang berlaku di Perusahaan dan berpotensi dikenakan tindak pidana suap sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

PAKTA INTEGRITAS

Pupuk Kaltim turut berupaya mewujudkan dunia usaha nasional yang bersih, transparan dan profesional.

Saat ini Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan Pupuk Kaltim telah menandatangani Piagam Pakta Integritas terhadap Kode Etik Perusahaan.

Piagam Pakta Integritas Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan berisi:

  1. Menggunakan segala potensi yang saya miliki untuk turut mempercepat perwujudan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Bersih Transparan profesional dalam rangka berpartisipasi memperbaiki masa depan kehidupan bangsa.
  2. Melaksanakan dengan sungguh-sungguh Pakta lntegritas PT Pupuk Kalimantan Timur yang meliputi Good Corporate Governance (GCG), Pedoman Perilaku/Kode Etik dan prinsip Usaha Yang Sehat serta penerapan sistem reward and punishment yang proporsional.
  3. Memegang teguh Prinsip Dasar lntegritas Perusahaan, yaitu bertindak jujur, dapat dipercaya, bertanggung jawab, disiplin, menghindari konflik kepentingan, dan tidak mentolerir suap.
  4. Telah sepenuhnya mengerti dan memahami Kode Etik Perusahaan dan bersedia melaksanakannya dengan sepenuh hati.
  5. Sebagai wujud komitmen untuk menegakkan integritas dan Kode Etik PT Pupuk Kalimantan Timur, saya bersedia menerima sanksi dan bersedia diproses sesuai hukum yang berlaku apabila saya terbukti melakukan tindakan tidak jujur, benturan kepentingan, mencuri, korupsi, menerima suap, dan gratifikasi.
  6. Mengajak pelaku-pelaku usaha yang berkaitan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan PT Pupuk Kalimantan Timur, untuk menandatangani Pakta Integritas dalam rangka membangun pulau-pulau Integritas di kalangan dunia usaha.


Pelanggaran atas Pakta Integritas membawa konsekuensi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.