Melalui FRC, Pupuk Kaltim Bekali Warga Bufferzone Tangani Kebakaran

11 Pebruari 2019

Setelah dilaksanakan bagi karyawan serta rekanan dan Joint Venture Company (JCV), Pupuk Kaltim kembali menggelar Fire Rescue Competition (FRC) bagi warga bufferzone, yang merupakan rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional Tahun 2019, di halaman parkir GOR
Pupuk Kaltim pada 10 Februari 2019.

 

Para peserta terbagi dalam 14 tim, mewakili enam kelurahan di sekitar Perusahaan, diantaranya Kelurahan Guntung 3 tim, Loktuan 3 tim, Belimbing 2 tim, Gunung Elai 2 tim, Bontang Kuala 2 tim  dan Gunung Telihan 2 tim. Seluruh tim dihadapkan pada situasi kebakaran di kawasan padat penduduk dan bertugas mengantisipasi api tidak merembet ke lokasi lainnya, sekaligus penanganan bencana dan proses evakuasi korban ke lokasi aman. Kesigapan masing-masing tim dinilai langsung dewan juri dari Departemen K3 Pupuk Kaltim, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang.

 

Tantangan yang disiapkan beragam. Diawali jembatan gantung, titian halang rintang, hingga pembuatan jembatan darurat dengan memasang papan scaffolding untuk menuju lokasi kebakaran. Selanjutnya antisipasi ledakan dengan pemadaman api dalam drum minyak dan kompor, menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Diakhiri pendinginan botol LPG dan pengamanan selang regulator yang terbakar, menggunakan air bertekanan melalui fire hose.

Selain ajang silaturahmi antara Perusahaan dengan masyarakat bufferzone, kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan pencegahan serta penanggulangan kebakaran, sehingga kepedulian masyarakat terhadap bencana makin meningkat. “Hal ini melihat angka kebakaran yang terbilang tinggi di Bontang dan butuh pemahaman bersama untuk mengantisipasi serta menanggulanginya, agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ujar Sugeng Hartono, mewakili panitia Bulan K3 Nasional Pupuk Kaltim.

 

Senada, Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana, menyebut kegiatan ini sebagai bekal pengetahuan bagi masyarakat dalam pencegahan, penanggulangan, hingga penyelamatan jiwa dan evakuasi bencana kebakaran yang sekira terjadi, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat tentang bahaya kebakaran. “Sangat tepat bila pengetahuan dan strategi pemadam kebakaran selalu dikembangkan dan disosialisasikan melalui kegiatan seperti ini karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” kata Bagya.

 

FRC juga merupakan langkah strategis Pupuk Kaltim dalam mendorong serta mengajak seluruh pihak di Bontang untuk berpartisipasi aktif dalam membudayakan K3, baik di lingkungan kerja maupun tempat tinggal. Begitu pun para peserta, diharap dapat mengimplementasikan bekal pengetahuan pada FRC dalam kehidupan sehari-hari. “Pupuk Kaltim berharap masyarakat terus mengembangkan serta membudayakan K3 di lingkungannya agar keamanan, kenyamanan dan jauh dari bencana senantiasa jadi bagian dari kehidupan bermasyarakat,” tambah Bagya.

 

Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Sekretaris Disdamkartan Bontang Sabriansyah menyambut baik dan mengapresiasi upaya Pupuk Kaltim dengan terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana. Apalagi kebakaran kerap terjadi di Bontang, sehingga butuh penanganan dan antisipasi dini oleh masyarakat. Menurut dia, FRC sebagai agenda tahunan Pupuk Kaltim menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk belajar, serta menerapkan langsung upaya penanganan bencana kebakaran.

 

Dengan bekal dan kemampuan dasar yang dimiliki, masyarakat juga diimbau aktif membantu Pemerintah melakukan penanganan kebakaran, disamping memiliki kesadaran menjaga kawasan tempat tinggal bebas bencana, dimulai dari lingkungan rumah tangga. “Pemerintah Kota Bontang sangat mendukung dan mengapresiasi upaya Pupuk Kaltim membekali masyarakat dalam penanggulangan bencana kebakaran. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, khususnya bidang pemadaman dan pencegahan agar bencana kebakaran dapat ditekan,” terang Sabriansyah.

 

Antusias begitu tinggi ditunjukkan masyarakat, baik peserta maupun para pendukung yang tak henti menyemangati tim kebanggaan masing-masing. Tampak pula para Lurah yang turun langsung memberi dukungan, baik melalui yel-yel hingga nyanyian dan atraksi lainnya. Hasil penilaian dewan juri menutup FRC antar warga bufferzone pada peringatan Bulan K3 Nasional Pupuk Kaltim Tahun 2019. Juara Harapan diraih Tim Anggana dari Kelurahan Guntung, Juara 3 dari tim Gunung Telihan I, Juara 2 dari Forum Ketua RT Kelurahan Loktuan dan Juara 1 dari Tim Nitrogen dari Kelurahan Bontang Kuala. Supporter Terbaik diraih Kelurahan Gunung Elai dan Yel-Yel Terbaik dari Tim Wangi Kelurahan Guntung.

 

Hadiah diserahkan Bagya bersama Sabriansyah dan jajaran Manajemen Pupuk Kaltim kepada masing-masing pemenang. “Alhamdulillah kami salah satu dari empat tim terbaik pada kompetisi ini. Semoga tahun depan diadakan lagi karena menjadi sarana belajar warga untuk penanganan kebakaran,” ucap Chandra, Kepala Seksi (Kasi) Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Gunung Telihan mewakili peserta. (*/vo/nav)


Download:

    Pupuk Kaltim Edukasi Warga Bufferzone Bahaya Kebakaran dan HIV/AIDS

    NEXT PAGE
    Grand Platinum

    SNI GRAND
    PLATINUM

    PROPER
    EMAS

    INDUSTRI
    HIJAU LV.5