Optimalkan Rehabilitasi Terumbu Karang, Pupuk Kaltim Berdayakan Kelompok Nelayan Pesisir

25 April 2019

Pupuk Kaltim terus berupaya memaksimalkan pemberdayaan masyarakat pesisir, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui program pembuatan terumbu buatan. Hal ini melihat penurunan jumlah terumbu karang di perairan Bontang, hingga berpengaruh terhadap kelangsungan serta kelestarian ekosistem di dalamnya. Program pemberdayaan masyarakat pesisir direalisasikan pada kegiatan pembuatan terumbu buatan, oleh Kelompok Kimasea Kelurahan Loktuan, sekaligus mitra Perusahaan dalam menjaga seluruh terumbu yang diturunkan.

 

Staf Direktorat Produksi Pupuk Kaltim Sri Mukartiningsih, pada kesempatan itu mengatakan praktek penangkapan ikan yang merusak lingkungan menyebabkan ekosistem terumbu karang mengalami degradasi. Melihat dampak negatif ynag ditimbulkan, Pupuk Kaltim berkomitmen menjaga ekosistem laut melalui program penurunan terumbu buatan yang digagas sejak 2009. “Program ini akan kami laksanakan hingga tahun, dengan membuat dan menurunkan rata-rata 500 terumbu buatan setiap tahun,” ujar Sri Mukartiningsih, saat peresmian pemberdayaan kelompok Kimasea di pemukiman Selambai pada 24 April 2019.

 

Begitupun tahun ini, sebanyak 500 terumbu buatan rencananya akan kembali diturunkan di perairan Tobok Batang Kota Bontang, pada peringatan HUT ke-42 Pupuk Kaltim. Menurut dia, pelibatan masyarakat di sekitar Perusahaan sengaja dilakukan, sebagai bentuk pembinaan sekaligus mengajak masyarakat memahami pentingnya keberadaan ekosistem terumbu karang. “Harapannya keberadaan terumbu karang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama,” tambahnya.

 

Lurah Loktuan Muhammad Takwin mengapresiasi upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan Pupuk Kaltim dan mengajak seluruh masyarakat agar bersama menjaga ekosistem terumbu karang. “Jangan lagi ada warga yang menangkap ikan dengan menggunakan bom atau alat yang dapat merusak ekosistem laut,” imbau Takwin.

 

Sementara Ketua Kelompok Nelayan Kimasea Jusman, menyebut kelompok nelayan yang dipimpinnya berkomitmen menjaga terumbu buatan yang selama ini telah diturunkan Pupuk Kaltim di Tobok Batang. Dirinya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pupuk Kaltim, yang telah membimbing kelompok Kimasea dalam pembuatan hingga menjaga kelestarian terumbu karang. Apalagi dari pantauan Pupuk Kaltim dan kelompok Kimasea, terumbu buatan yang diturunkan sudah ada penempelan soft coral dan hard coral sebagai bukti terumbu buatan mampu tumbuh dan berkembang dengan cukup baik. “Kami sangat mengapresiasi upaya Pupuk Kaltim untuk pembuatan terumbu buatan, karena jika terumbu punah akan mempengaruhi populasi ikan. Bahkan berdampak pada penurunan pendapatan nelayan,” ungkap Jusman.

 

Pada kesempatan itu, Pupuk Kaltim turut memberikan bantuan 2 set alat selam kepada kelompok nelayan Kimasea, untuk menunjang kegiatan penurunan terumbu buatan yang dilakukan. (*/vo/nav)


Download:

    Tingkatkan SDM, Pupuk Kaltim Fasilitasi Pelatihan Teknisi Sound System dan Cleaning Service di Lingkungan Perusahaan

    NEXT PAGE
    Grand Platinum

    SNI GRAND
    PLATINUM

    PROPER
    EMAS

    INDUSTRI
    HIJAU LV.5