MANAJEMEN

KOMISARIS

Momon Rusmono

Momon Rusmono

Komisaris Utama

Musthofa

Musthofa

Komisaris

DIREKTUR

Bagya Sugihartana

Bagya Sugihartana

Direktur Produksi

Satriyo Nugroho

Satriyo Nugroho

Direktur Tekbang

Ahmad Bakir Pasaman

Bakir Pasaman

Direktur Utama

Gatoet Gembiro Noegroho

Gatoet Gembiro N.

Direktur Komersil

Meizar Effendi

Meizar Effendi

Direktur SDM dan Umum

Pemegang Saham

 

Komite

A. Komite Audit

Komite Audit adalah komite yang bertugas untuk membantu Dewan Komisaris dalam menilai kecukupan sistem pengendalian internal, kecukupan pelaporan dan pengungkapan laporan keuangan serta memantau perencanaan dan pelaksanaan program investasi dan tugas lainnya seperti yang tercantum dalam Piagam Komite Audit. Pembentukan Komite Audit bertujuan untuk memastikan efektivitas sistem pengendalian internal dan pemenuhan prinsip tata kelola yang baik.



Kriteria Komite Audit

Anggota Komite Audit harus memiliki kualifikasi sebagai berikut :

  1. Memiliki integritas yang baik dan pengetahuan serta pengalaman kerja yang cukup di bidang pengawasan/pemeriksaan;
  2. Tidak memiliki kepentingan atau keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan dampak negatif dan benturan kepentingan terhadap Pupuk Kaltim;
  3. Mampu berkomunikasi secara efektif
  4. Wajib menyediakan waktu yang cukup untuk menyelesaikan tugasnya;
  5. Anggota Komite Audit memiliki latar belakang pendidikan atau memiliki keahlian di bidang akuntansi atau keuangan dan harus memahami industri atau bisnis Pupuk Kaltim;
  6. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang peraturan perundangan yang terkait dengan kegiatan Perusahaan;
  7. Bukan merupakan rekan Kantor Akuntan Publik (KAP), kantor konsultan hukum atau pihak lain yang memberikan jasa audit dan non audit atau jasa konsultasi lain kepada Pupuk Kaltim untuk periode 1 (satu) tahun sebelum diangkat menjadi Komite Audit Pupuk Kaltim;
  8. Bukan merupakan karyawan kunci perusahaan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi dalam 1 (satu)tahun terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris;
  9. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Pupuk Kaltim, Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Utama;
  10. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Pupuk Kaltim.



Pengangkatan dan Pemberhentian Komite Audit

Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris dan dilaporkan kepada RUPS. Pemberhentian anggota Komite Audit dapat dilakukan apabila masa jabatannya telah berakhir dan diberhentikan berdasarkan keputusan Dewan Komisaris apabila tidak memenuhi kinerja yang telah ditetapkan dan/atau tidak kompeten dalam melaksanakan tugasnya. Masa jabatan anggota Komite Audit yang bukan anggota Dewan Komisaris paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan.

Terdapat pemberhentian dan pengangkatan Komite Audit di 2019, antara lain:

  1. Sesuai Keputusan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim Nomor: KEP-02/KOM-PKT/2019 tanggal 25 Januari 2019 tentang pemberhentian anggota Komite Audit secara hormat atas nama Almarhum Yulius Nur.
  2. Sesuai Keputusan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim Nomor: KEP-03/KOM-PKT/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang pengangkatan Wahyu Tantular Tunggul Kuncahyo sebagai anggota Komite Audit Dewan Komisari Pupuk Kaltim.
  3. Sesuai Keputusan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim Nomor: KEP-15/KOM-PKT/2019 tanggal 31 Mei 2019 tentang Pembagian Tugas Dewan Komisaris menetapkan anggota Dewan Komisaris Zulkifli Arman sebagai Ketua Komite Audit.
  4. Sesuai Keputusan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim Nomor: KEP-19/KOM-PKT/2019 tanggal 19 Juli 2019 tentang pengangkatan Jemitra sebagai anggota Komite Audit Dewan Komisari Pupuk Kaltim.

Komposisi Anggota Komite Audit

Komposisi Komite Audit Pupuk Kaltim periode 1 Januari  s.d 31 Desember 2019 sesuai dengan Keputusan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim adalah sebagai berikut :

 

Bambang Supriyambodo

Ketua Komite

Profil lengkap Bambang Supriyambodo disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris"


Wahyu T.T Kuncahyo

Anggota Komite

Tempat, Tanggal Lahir

:

Jakarta, 27 Juni 1960.

Usia

:

59 Tahun

Riwayat Pendidikan

:

  1. Sarjana Akuntasi dan Auditing Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta (1991),
  2. Master Degree Majoring Accounting and Development Finance (1993)

Pengalaman Bekerja

:

  1. Commite Audit of PT Indonesia Power (2010-2013)
  2. Direktur PT PNM (2007-2009)
  3. Komisaris PT PNM Techno Vneture (2008-2009)
  4. Staf Ahli Direktur Utama Bidang Manajemen Risiko (2010-2011)
  5. Associate Partner-Konsultan Jasa Manajemen Microbanking & Microfinance (2009- sekarang)
  6. Anggota Komite Risiko Usaha, Dewan Komisaris PT PN VIII (2010-2012)
  7. Anggota Pengawas, Induk Koperasi Syariah (2011-2013)
  8. Anggota Komite Audit, Dewan Komisaris PT Indonesia Power (2010-2013)
  9. Instruktur Internal Auditor (2012-sekarang)
  10. Konsultan Bidang GCG, Internal Control Structure, Manajemen Risiko (2012-sekarang)

Berpengalaman

:

Accounting, Auditing and Finance



Jemitra

Anggota Komite Audit

Tempat, Tanggal Lahir

:

Jakarta, 8 Desember 1971

Usia

:

48 tahun

Riwayat Pendidikan

:

  1. Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia (1996)

Pengalaman Bekerja

:

  1. First Officer PT Bank Artha Graha Internasional (1997-2001)
  2. Oficcer PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (2001-2006)
  3. Manager Departemen Kebijakan dan Prosedur dan Assistant Vice President PT QNB Indonesia (2006-2012)
  4. Kepala Satuan Kerja Audit Internal PT Asuransi Chubb (2012-2018)

Berpengalaman

:

Accounting and Audit



Komite GCG

Komite GCG-Manajemen Risiko, Nominasi, Remunerasi, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Investasi (Komite GRI) dibentuk semenjak 2 Agustus 2018 sesuai Keputusan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim nomor: KEP-10/KOM-PKT/2018 tentang Pembentukan dan Pengangkatan anggota Komite GRI Pupuk Kaltim.



Kriteria Anggota Komite

Berdasarkan Piagam Komite GRI, anggota Komite harus memiliki kualifikasi sebagai berikut:

  1. Anggota Komite GRI wajib:
  2. Memiliki integritas yang baik, kemampuan, pengetahuan dan pengalaman yang memadai serta mampu berkomunikasi dengan baik.
  3. Memahami GCG, laporan keuangan, bisnis perusahaan, kerangka dan proses manajemen risiko, penilaian investasi dan memiliki pengetahuan yang memadai tentang peraturan Perundangan-undangandi bidang Pasar Modal serta peraturan Perundang-undangan terkait lainnya.
  4. Memahami pengelolaan Sumber Daya Manusia yang terdiri atas pengembangan SDM, pengorganisasian SDM, dan pemberian remunerasi berbasis merit system.
  5. Paling kurang satu di antara anggota Komite GRI memiliki latar belakang pendidikan dan keahlian di bidang GCG, manajemen risiko dan penilaian investasi.
  6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan, Kantor Konsultan Hukum atau pihak lain yang memberi jasa atestasi, jasa non-atestasi dan/atau jasa konsultasi lain kepada Pupuk Kaltim dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.
  7. Bukan merupakan orang yang bekerja di Pupuk Kaltim dan mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin atau mengendalikan serta mengawasi kegiatan
    Pupuk Kaltim dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali Komisaris Independen.
  8. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak langsung di Pupuk Kaltim. Dalam hal anggota Komite GRI memperoleh saham Pupuk Kaltim baik langsung maupun tidak langsung akibat suatu peristiwa hukum maka dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya saham tersebut wajib mengalihkan sahamnya kepada pihak lain.
  9. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Pupuk Kaltim, Komisaris, Direksi, Pemegang Saham dan perusahaan publik.
  10. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha.
  11. Tidak mempunyai hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen.

Pengangkatan dan Pemberhentian Komite

Sesuai dengan Piagam Komite GRI, pengangkatan dan pemberhentian Komite GRI, anggota Komite diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris dan dilaporkan kepada RUPS.

Masa Jabatan anggota Komite GRI yang bukan merupakan anggota Dewan Komsiaris paling lama 3 (tiga) tahun dapat diberhentikan sewaktu-waktu berdasarkan keputusan Dewan Komisaris apabila tidak memenuhi kinerja yang telah ditetapkan dan/atau tidak kompeten dalam melaksanakan tugas. Masa Jabatan tersebut juga dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan.


Komposisi Anggota Komite

Pada 2019 terdapat perubahan susunan Komite GRI sesuai dengan Keputusan Dewan Komisaris Nomor KEP-15/KOM-PKT/2019 tanggal 31 Mei 2019 tentang Pembagian Tugas Dewan Komisaris. Susunan Komite GRI pada tahun 2019 adalah sebagai berikut:


Musthofa

Ketua Komite GCG, Manajemen Risiko, Nominasi, Remunerasi, Pengembangan SDM dan Investasi

Musthofa adalah Dewan Komisaris Pupuk Kaltim yang memiliki fungsi sebagai Ketua Komite GRI. Bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan memantau pelaksanaan tugas setiap anggota Komite GRI. Profil Musthofa dapat dilihat pada profil Dewan Komisaris.

 

Patria Sugeng

Member of GCG, Risk Management Oversight and Investment Committee


Tempat, Tanggal Lahir

:

Surabaya, 6 April 1964

Usia

:

55 tahun

Riwayat Pendidikan

:

  1. Sarjana Teknik jurusan Teknik Kimia, Institut Teknologi Sepuluh November (1987)
  2. Magister Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (1995)

Pengalaman Bekerja

:

  1. SVP Teknologi Manufaktur PT Pupuk Indonesia (Persero)
  2. GM Teknologi dan Manager Perencanaan dan Pengendalian Produk PT Pupuk Sriwidjaja Palembang.

Berpengalaman

:

Chemical engineering process and system, fraud control plan and risk management


Lien Herliani Kusumah

Member of GCG, Risk Management Oversight and Investment Committee

Tempat, Tanggal Lahir

:

Bandung, 18 November 1965

Usia

:

54 tahun

Riwayat Pendidikan

:

  1. Sarjana Ekonomi, Institut Manajemen Koperasi Indonesia (1988)
  2. Megister Teknik, Institut Teknologi Bandung (1995)
  3. Pre Doctorate Program Total Quality Management, University of Technology, Austria (1999)
  4. Doktor Teknik dan Manajemen Industri, Institut Teknologi Bandung (2006)

Pengalaman Bekerja

:

  1. Staf pengajar program S1 dan S2 dan peneliti di Program Studi Manajemen, Program Studi Magister Manajemen dan Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana Jakarta
  2. Senior Researcher di Indonesia Institute of Corporate Governance (IICG), Jakarta Pusat, DKI Jaya
  3. Management Consultant

Berpengalaman

:

Corporate Governance, Quality Management

Struktur Organisasi

RUPS

NEXT PAGE