You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Etika Bisnis

Kode Etik Perusahaan menjabarkan prinsip yang menjadi landasan berperilaku bagi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) sebagai perusahaan dan segenap anggota Dewan Komisaris, Direksi serta seluruh Karyawan sebagai lnsan Pupuk Kaltim dalam melakukan tugas, tanggung jawab dan kewenangannya masing-masing.

 

Penerapan Kode Etik Perusahaan di Pupuk Kaltim tertuang pada Surat Keputusan Direksi PT Pupuk Kaltim Nomor: 18/DIR/II.21 tentang Penerapan Kode Etik Perusahaan PT Pupuk Kalimantan Timur.

 

Penetapan dan pemberlakuan dokumen sebagaimana tertuang dalam Lampiran Surat Keputusan Direksi ini yang selanjutnya disebut sebagai 'Kode Etik Perusahaan/Code of Conduct PT Pupuk Kalimantan Timur", disingkat Kode Etik Perusahaan PKT, sebagai acuan utama bagi penerapan Kode Etik Perusahaan di PT Pupuk Kalimantan Timur.

Tujuan dikembangkannya Kode Etik Perusahaan ini adalah:

  1. Mengembangkan perilaku yang baik sesuai dengan standar etika yang tinggi bagi korporasi, komisaris, direksi dan seluruh karyawan; dan
  2. Mengembangkan hubungan yang baik dengan pihak eksternal berlandaskan prinsip-prinsip GCG dan semangat Kode Etik Perusahaan ini.

 

Selanjutnya, dengan menerapkan Kode Etik Perusahaan ini Pupuk Kaltim yakin mendapatkan manfaat dalam jangka panjang, yaitu berupa:

  1. Karyawan menikmati lingkungan kerja yang jujur, beretika dan terbuka sehingga meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.
  2. Perusahaan akan menikmati reputasi yang baik, perlindungan atas tuntutan hukum yang terjadi dan pada akhirnya terwujud kemakmuran dan keberhasilan usaha yang berkelanjutan.
  3. Masyarakat secara umum akan menikmati hubungan yang baik dengan Perusahaan dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

 

Pupuk Kaltim bertekad untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai yang tertulis dalam Kode Etik Perusahaan dan Pakta Integritas. Dalam pelaksanaannya, perusahaan juga mengajak peran serta seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk turut memonitor penerapan Kode Etik Perusahaan dan Pakta Integritas.
 

Kode Etik Perusahaan Sebagai Pedoman Korporasi

Penerapan Kode Etik Perusahaan Sebagai Pedoman Korporasi

  1. Integritas
  2. Kepatuhan Terhadap Hukum dan Perundangan
  3. Penanganan Benturan Kepentingan
  4. Keterlibatan dalam Kegiatan Politik
  5. Jaminan Produk
  6. Pelaporan Keuangan
  7. Periklanan Promosi
  8. Komitmen Perusahaan terhadap Pemegang Saham
  9. Komitmen Pupuk Kaltim terhadap Karyawan
  10. Komitmen terhadap Etika Perusahaan terhadap Pemegang Saham
  11. Komitmen terhadap Mitra Usaha
  12. Komitmen terhadap Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja
  13. Komitmen terhadap Persaingan Usaha
  14. Komitmen terhadap Hubungan dengan Konsumen dan Pemasok
  15. Komitmen terhadap Hubungan dengan Kreditur
  16. Komitmen terhadap Hubungan Perusahaan dengan Pemerintah
  17. Komitmen terhadap Hubungan Perusahaan dengan Masyarakat
  18. Komitmen terhadap Etika Perusahaan dengan Media Massa
  19. Komitmen terhadap Etika Peusahaan dengan Organisasi Profesi
  20. Hak individu
  21. Peran Sosial Kemayarakatan
  22. Komunikasi
  23. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
  24. Komitmen dalam Penerapan Anti Penyuapan

Kode Etik Perusahaan Sebagai Pedoman Individu

 

Gratifikasi

Gratifikasi adalah kegiatan pemberian dan atau penerimaan Hadiah/Cinderamata dan Hiburan, baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri, dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik, yang dilakukan oleh Insan Pupuk Kaltim terkait dengan wewenang/jabatannya di Pupuk Kaltim, sehingga dapat menimbulkan benturan kepentingan yang mempengaruhi independensi, objektivitas, maupun profesionalisme Insan Pupuk Kaltim.

 

Dalam rangka mewujudkan pengelolaan bisnis Pupuk Kaltim yang amanah, transparan dan akuntabilitas, maka Pupuk Kaltim menyadari pentingnya pelaksanaan sikap yang tegas terhadap pengendalian gratifikasi yang melibatkan Insan Pupuk Kaltim, meskipun dalam kegiatan usaha Pupuk Kaltim, gratifikasi merupakan hal yang mungkin sulit dihindari oleh Insan Pupuk Kaltim. Hal ini penting untuk dibudayakan di lingkungan Pupuk Kaltim sebagai suatu proses pembelajaran bagi Insan Pupuk Kaltim yang mempunyai harkat, martabat dan citra yang tinggi dalam hubungan bisnis dengan para Pemangku Kepentingan.

 

Untuk menangani hal tersebut, maka disusunlah Pedoman Pengendalian Gratifikasi/PPG yang selaras dengan Pedoman Tata Kelola Pupuk Kaltim dan Pedoman Perilaku serta nilai-nilai yang berlaku di Pupuk Kaltim. Pedoman tersebut disusun untuk mengatur pengendalian gratifikasi diantaranya Insan Pupuk Kaltim dengan pihak ketiga yang terkait dengan kegiatan usaha meliputi penerimaan, pemberian dan permintaan gratifikasi serta unit pengelola dan mekanisme pelaporan. Pengendalian gratifikasi ini sangat penting bagi perusahaan karena dapat menimbulkan benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi independensi, objektifitas, dan profesionalisme Insan Pupuk Kaltim, serta berisiko mengarah pada pidana suap yang dapat memberikan konsekuensi hukum yang berpotensi merugikan citra perusahaan.

 

Pedoman Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim tertuang pada Surat Keputusan Direksi Nomor: 55/DIR/X.2015. Pedoman Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim ini sebagai acuan utama bagi pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi di PT Pupuk Kaltim. Pada Surat Keputusan tersebut tecantum:

  1. Pedoman Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim
  2. Struktur dan Tugas Kewenangan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) PT Pupuk Kaltim
  3. Formulir Pelaporan Pengendalian Gratifikasi PT Pupuk Kaltim.

 

Pedoman Pengendalian Gratifikasi ini berlaku untuk Insan Pupuk Kaltim yaitu Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan PT Pupuk Kaltim. Maksud dan tujuan dari Pedoman Pengendalian Gratifikasi Perusahaan ini antara lain:

  1. Meningkatkan pemahaman dan kepatuhan seluruh Insan Pupuk Kaltim terhadap ketentuan gratifikasi
  2. Membentuk lingkungan Perusahaan yang sadar dan paham dalam menangani/mengendalikan segala bentuk gratifikasi
  3. Sebagai Pedoman bagi Insan Pupuk Kaltim untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Gratifikasi di Perusahaan
  4. Sebagai Pedoman bagi Insan Pupuk Kaltim dalam mengambil sikap yang tegas terhadap Gratifikasi di Perusahaan untuk mewujudkan pengelolaan Perusahaan yang Baik
  5. Mewujudkan pengelolaan Perusahaan yang bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)
  6. Menciptakan lingkungan yang transparan dan akuntabel untuk mendukung terciptanya GCG di lingkungan Perusahaan.

 

Prinsip Dasar Pengendalian Gratifikasi Pupuk Kaltim

  1. Pemberian Hadiah/Cinderamata dan Hiburan
    Semua Insan Pupuk Kaltim DILARANG baik secara langsung atau tidak langsung memberi Hadiah/Cinderamata dan atau Hiburan kepada setiap pihak yang memiliki hubungan bisnis atau pesaing Pupuk Kaltim yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, atau sesuatu hal yang tidak dibenarkan oleh ketentuan perundangundangan yang berlaku, atau untuk mempengaruhi pihak dimaksud untuk melakukan dan/atau tidak melakukan suatu hal berkaitan dengan kedudukan/jabatannya.
  2. Penerimaan Hadiah/Cinderamata dan Hiburan
    Semua Insan Pupuk Kaltim yang karena jabatannya dan/atau anggota keluarganya (keluarga inti), DILARANG untuk menerima atau meminta baik secara langsung atau tidak langsung Hadiah/Cinderamata dan atau Hiburan dari setiap pihak yang memiliki hubungan bisnis atau pesaing Pupuk Kaltim, yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, atau sesuatu hal yang tidak dibenarkan oleh ketentuan perundang-undangan yang berlaku, atau untuk mempengaruhi pihak dimaksud untuk melakukan dan/atau tidak melakukan suatu hal berkaitan dengan kedudukan/jabatannya.

 

Insan Pupuk Kaltim apabila ditawarkan/diberikan Hadiah/Cinderamata dan/atau Hiburan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pedoman ini, wajib MELAKUKAN PENOLAKAN dengan cara santun terhadap tawaran/pemberian dimaksud, dengan memberikan penjelasan terhadap kebijakan dan aturan ini kepada Pihak Ketiga.

 

Perlindungan Bagi Pelapor

  1. Pelapor yang patuh terhadap ketentuan Gratifikasi berhak untuk mendapatkan upaya perlindungan dari Perusahaan berupa:
    • Perlindungan dari tindakan balasan atau perlakuan yang bersifat administratif kepegawaian yang tidak objektif dan merugikan Pelapor seperti (namun tidak terbatas pada) penurunan peringkat jabatan, penurunan penilaian, usulan pemindahan tugas/mutasi atau hambatan karir lainnya;
    • Pemindahtugasan/mutasi bagi Pelapor dalam hal timbul intimidasi atau ancaman fisik terhadap pelapor;
    • Bantuan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Perusahaan
  2. Upaya perlindungan sebagaimana dimaksud dalam nomor 1 (satu) di atas diberikan dalam hal:
    • Adanya intimidasi, ancaman, pendiskreditan atau perlakuan yang tidak lazim lainnya baik dari pihak internal maupun eksternal;
    • Pelapor menyampaikan permohonan secara tertulis kepada Direksi melalui UPG.

 

Sanksi Atas Pelanggaran

Pelanggaran terhadap ketentuan dalam Pedoman Pengendalian Gratifikasi akan dikenakan sanksi yang berlaku di Perusahaan dan berpotensi dikenakan tindak pidana suap sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

PAKTA INTEGRITAS

Pupuk Kaltim turut berupaya mewujudkan dunia usaha nasional yang bersih, transparan dan profesional.

Saat ini Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan Pupuk Kaltim telah menandatangani Piagam Pakta Integritas terhadap Kode Etik Perusahaan.

Piagam Pakta Integritas Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan berisi:

  1. Menggunakan segala potensi yang saya miliki untuk turut mempercepat perwujudan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Bersih Transparan profesional dalam rangka berpartisipasi memperbaiki masa depan kehidupan bangsa.
  2. Melaksanakan dengan sungguh-sungguh Pakta lntegritas PT Pupuk Kalimantan Timur yang meliputi Good Corporate Governance (GCG), Pedoman Perilaku/Kode Etik dan prinsip Usaha Yang Sehat serta penerapan sistem reward and punishment yang proporsional.
  3. Memegang teguh Prinsip Dasar lntegritas Perusahaan, yaitu bertindak jujur, dapat dipercaya, bertanggung jawab, disiplin, menghindari konflik kepentingan, dan tidak mentolerir suap.
  4. Telah sepenuhnya mengerti dan memahami Kode Etik Perusahaan dan bersedia melaksanakannya dengan sepenuh hati.
  5. Sebagai wujud komitmen untuk menegakkan integritas dan Kode Etik PT Pupuk Kalimantan Timur, saya bersedia menerima sanksi dan bersedia diproses sesuai hukum yang berlaku apabila saya terbukti melakukan tindakan tidak jujur, benturan kepentingan, mencuri, korupsi, menerima suap, dan gratifikasi.
  6. Mengajak pelaku-pelaku usaha yang berkaitan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan PT Pupuk Kalimantan Timur, untuk menandatangani Pakta Integritas dalam rangka membangun pulau-pulau Integritas di kalangan dunia usaha.


Pelanggaran atas Pakta Integritas membawa konsekuensi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Halaman Selanjutnya

Sistem Manajemen